Assalamualaikum wr wb.
Yuhuu hallo semua! Terima kasih sudah berkunjung.
Selamat datang di blog saya,disini saya akan membahas seputar sejarah tentang peristiwa² dalam negri (1948-1965) yang berkaitan dengan ideologi dan penyebab²nya,seperti pada peristiwa pemberontakan PKI Madiun, DI/TII, G30S PKI,dan lainnya. Dan berikut penjelasannya..
1. Pemberontakan PKI Madiun
Peristiwa ini adalah pemberontakan komunis yang terjadi pada tanggal 18 September 1948 di Madiun.Terjadinya pemberontakan PKI Madiun berawal dari upaya yang dilakukan Amir Syarifuddin untuk menjatuhkan kabinet Hatta. Amir Syarifuddin menandatangani perjanjian Renville yang ternyata sangat merugikan Indonesia, Belanda dianggap pihak yang paling diuntungkan dan pihak kabinet Amir Syarifuddin menjadi jatuh.
Adapun faktor penyebab terjadinya pemberontakan PKI Madiun.
a. Keputusan perjanjian Renville
Hasil keputusan perjanjian Renville sangat tidak menguntungkan dan status Indonesia semakin tidak jelas dan merugikan Berikut isi dari perjanjian renville:
• wilayah Indonesia terbagi didalam garis Van mook (garis damarkasi) yakni pihak Belanda sebagai batas kekuasaannya.
• sebelum pembentukan RI Belanda masih memiliki kedaulatan negara Indonesia.
• kedudukan RIS sejajar dengan kerajaan Belanda dalam Uni Indonesia-Belanda.
b. Pembentukan FDR
FDR adalah golongan menyatukan komunis dan sosial kiri berstrategi untuk menumbuhkan ketidak percaya an rakyat terhadap pemerintah dengan melakukan pemogokan umum dan berbagai pengacauan,FDR menjadikan Madiun sebagai basis pemerintahan dan Surakarta sebagai daerah kacau (untuk mengalihkan perhatian menghadang TNI.
c. Perebutan pimpinan kekuasaan RI
Dengan adanya musso sebagai pemimpin PKI yang nyatanya memang ingin berusaha merebut kursi pimpinan pemerintahan RI dan membuat partai komunis menguasai daerah RI.
d. Penolakan Rasionalisasi kabinet Hatta
Inilah yang
Dengan bantuan rakyat pada tanggal 30 September 1948 Madiun berhasil dikuasai TNI. Musso tertembak dalam pengejaran di Ponorogo dan Amir Syarifuddin tertangkap di Purwodadi, kemudian dilakukan operasi pembersihan di daerah² dan bulan Desember 1948 operasi dinyatakan selesai.
2. Pemberontakan DI/TII
Darul Islam artinya adalah "Rumah Islam" gerakan politik yang diproklamasikan 7 Agustus 1949 oleh Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo di Tasikmalaya Jawa barat.
• pemberontakan DI/TII di Jawa barat
Pelopor gerakan adalah Sekarmadji Marijan Kartosoewirjo. Ditandatangani perjanjian renville pada 8 Desember 1947 pasukan TNI hijrah dari Jawa barat ke Jawa tengah. S.M Kartosoewirjo membentuk Tentara Islam Indonesia (TII) di gunung geber.
• pemberontakan DI/TII di Jawa tengah
Gerakan ini dipimpin oleh Amir Fatah, juga dikenal dengan nama Angkatan Umat Islam yang dipimpin Mahfudh Abdul Rahman. Untuk menumpas pemerintah membentuk pasukan banteng raiders dan berhasil pada tahun 1954.
• pemberontakan DI/TII di Kalimantan Selatan
Pemberontakan ini dipimpin Ibnu Hajar. Ibnu Hajar menyatakan gerakan KRYT sebagai bagian DI/TII. KRYT sejak Oktober 1950 mengacaukan sejumlah wilayah di Kalsel. Untuk menumpas pemerintah melaksanakan operasi militer. Akhirnya Ibnu Hajar ditangkap Juli 1963 diadili mahkamah militer hukuman mati.
• pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan
Sejak tahun 1951 dipimpin oleh Kahar Muzakar. bermula menempatkan laskar² rakyat Sulsel ke lingkungan APRIS. Pada 1952 Kahar Muzakar menyatakan wilayah Sulsel bagian dari negara Islam Indonesia pimpinan Kartosoewirjo. Untuk menumpas pemerintah melaksanakan operasi militer dan February 1965 Kahar Muzakar berhasil ditembak dan peristiwa itu mengakhiri pemberontakan DI/TII di Sulsel.
• pemberontakan DI/TII di Aceh
Pemberontakan di Aceh ini dipimpin Daud Beureueh. 20 September 1953 Daud mengeluarkan maklumat penyatuan Aceh ke dalam negara Indonesia. Untuk menumpas pemerintah mengadakan pendekatan persuasif dan operasi militer. Dengan kembalinya Daud ke tengah masyarakat menandai berakhirnya pemberontakan DI TII.
3. G-30 S PKI
G30s PKI adalah peristiwa yang terjadi selewat malam pada malam 30 September sampai 1 Oktober 1965. PKI merupakan partai komunis terbesar di seluruh dunia diluar Tiongkok dan uni Soviet.
•pertentangan antara PKI dan angkatan darat
Adanya perbedaan ideologikepentingan antara PKI dan Angkatan darat menyebabkan keduanya bersaing satu sama lain. Pada Januari 1965 PKI mengajukan gagasan pembentukan angkatan kelima. Pada bulan Mei 1965 PKI melempar isu adanya dewan jenderal Angkatan darat.di tengah persaingan antara PKI dan Angkatan darat pada Juli 1965 muncul berita tentang memburuknya kesehatan presiden Soekarno. pimpinan PKI yang mengetahui langsung dari dokter RRC merasa segera mengambil tindakan.
•pemberontakan G30S PKI
letnan kolonel untung sebagai pimpinan gerakan memerintahkan kepada seluruh anggota gerakan untuk bergerak pada dini hari tanggal 1 Oktober 1965,dengan melakukan serangkaian penculikan dan pembunuhan 6 perwira tinggi dan perwira pertama dari Angkatan darat. Penculikan dan pembunuhan serupa juga terjadi di Yogyakarta menimbulkan korban komando resimen 072 Pamungkas kolonel Katamso serta kepala staf korem 072 Pamungkas letkol Sugiyono yang dikuasai oleh perwira komunis.
•penumpasan G30S PKI
setelah menerima laporan penculikan pemimpin TNI Ad mayor jenderal Soeharto segera mengambil langkah memulihkan keamanan di ibukota. operasi penumpasan sasaran pangkalan udara menjadi basis kekuatan G30S PKI bertujuan mencari tempat nasib para jenderal yang diculik, operasi dilanjutkan ke lubang buaya dan pada 3 Oktober ditemukan sumur tua penguburan jenazah perwira serta pada tanggal 4 Oktober dilakukan pengangkatan seluruh zonanya dan tanggal 5 Oktober dimakamkan di taman makam pahlawan kalibata.
•beberapa teori mengenai peristiwa G30S PKI 1965
-gerakan 30 September merupakan persoalan internal Angkatan darat, teori dikemukakan oleh Ben Anderson yang menyatakan bahwa para pemimpin Angkatan darat hidup bermewah-mewahan dan berlawanan dengan kenyataan yang ada.
-dalang gerakan 30 September adalah dinas intelijen Amerika serikat
As sangat khawatir Indonesia jatuh ke tangan komunis, adapun tujuan sekenario cia adalah menjatuhkan kekuasaan Soekarno.
-gerakan 30 September merupakan pertemuan antara kepentingan Inggris as
Teori ini dikemukakan oleh Greg poulgrain.pada masa itu Soekarno tengah gencar melancarkan provokasi menyerang Malaysia yang dikatakannya sebagai negara boneka Inggris.
-Soekarno adalah dalam gerakan 30 September
Ini dikemukakan oleh Anthony dake dan John Hughes. bawa Soekarno berkeinginan melanjutkan kekuatan oposisi dirinya yang berasal perwira tinggi Angkatan darat. Pada 30 September 1965 tengah malam Soekarno meminta untuk meninggalkan Jakarta sebelum subuh, pada 6 Oktober 1965 dalam sidang kabinet dwikora di Bogor Soekarno membentuk G30S.
-tidak ada pemeran tunggal dan skenario besar Dalam peristiwa gerakan 30 September
Ini dikemukakan oleh John d.legge.
-Soeharto sebagai dalang gerakan 30 September
Ini dikemukakan oleh Brian may dalam bukunya yang berjudul Indonesia tragedy. Soeharto yang saat itu menjabat panglima Kostrad.
-dalang gerakan 30 September adalah PKI
Ini dikemukakan oleh Nugroho notosusanto dan Ismail Saleh. Parkir bom dasarnya adalah serangkaian kejadian dan aksi yang dilancarkan PKI tahun 1959 sampai 1965.
4. Pemberontakan APRA (angkatan perang ratu adil)
Gerakan APRA muncul di kalangan knil yang dipimpin oleh kapten Westerling, Tujuan APRA adalah mempertahankan bentuk negara federal di Indonesia dan tentara negara RIS. pemerintah ris menempuh dua cara untuk menumpas pemberontakan APRA di Bandung yaitu melakukan tekanan terhadap pimpinan Belanda dan melakukan operasi militer, gerakan APRA semakin terdesak dan akhirnya gerakan APRA dapat dilumpuhkan.
5. Pemberontakan Andi Azis
Pemberontakan Andi Azis terjadi di Makassar (ujung pandang Sulawesi Selatan) di pimpinan kapten Andi Aziz. Tujuan pemberontakan adalah mempertahankan keutuhan negara Indonesia timur sedangkan latar belakangnya karena menolak pasukan apris dari TNI. Untuk menanggulangi pemberontakan Andi Azis pemerintah mengeluarkan ultimatum pada 8 April 1950.
isi ultimatum tersebut memerintahkan kepada Andi Azis agar melaporkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya ke Jakarta dalam tempo 4x24 jam, juga untuk menarik pasukan menyerahkan semua senjata dan membebaskan tawanan. Pada 8 Agustus 1950 terjadi kesepakatan antara TNI dan KL isinya yaitu penghentian tembak menembak dan meninggalkan semua senjatanya. pada tahun 1953 akhirnya Andi Azis dapat ditangkap dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.
6. Gerakan republik Maluku Selatan (RMS)
Pada 25 April 1950 diproklamasikan berdirinya republik Maluku Selatan di bawah pimpinan Mr. Dr. Cristian Robert.
berita mengenai berdirinya RMS merupakan ancaman bagi keutuhan negara RIS untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah ris menempuh beberapa langkah-langkah awal pemerintahan secara damai dan misi tersebut ditolak oleh soumokil bahkan minta bantuan perhatian negara lain terutama dari Belanda. Pemerintah ris memutuskan untuk melaksanakan ekspedisi militer yang dipimpin oleh kolonel Kawilarang sebagai panglima tentara. Pada November awal 1950 kota Ambon dapat dikuasai tapi perebutan benteng new Victoria gugur. Pada 12 Desember 1963 semoga dapat ditangkap dan dijatuhkan hukuman mati.
7. Pemberontakan PRRI/ PERMESTA
Pemberontakan tersebut muncul disebabkan oleh beberapa faktor berikut
-pemerintah pusat belum mampu melaksanakan pola otonomi daerah dengan wajar dan benar
-pemerintah pusat mengalami mobilitas yang disebabkan oleh merajalelanya korupsi, konstituante hasil pemilu tahun 1955 belum berhasil menyelesaikan tugasnya, dalam masyarakat timbul pertentangan mengenai konsepsi presiden.
Peristiwa dimulai tahun 1956 ksad melarang perwira melakukan kegiatan politik. pada 15 Februari 1958 Ahmad Husein memproklamasikan berdirinya PRRI dengan perdana menterinya Mr. Syafrudin prawiranegara menyatakan mendukung PRRI gerakan tersebut dikenal dengan nama permesta. 5 hari sebelum PRRI berdiri tanggal 10 Februari 1958 ketua dewan banteng mengeluarkan ultimatum pemerintah pusat ultimatum berisi agar Dalam waktu 5 kali 24 jam kabinet Djuanda menyerahkan mandatnya agar presiden menugaskan Muhammad Hatta dan Sri Sultan Hamengkubuwono sembilan untuk membentuk zaken kabinet supaya kembali pada kedudukannya sebagai presiden konstitusional. untuk menumpas pemberontakan PRRI dilakukan dengan jalan damai oleh karena itu pemerintah terpaksa melakukan operasi militer tujuannya adalah menghancurkan kekuatan pemberontak dan mencegah campur tangan asing,contoh operasi yang dilakukan untuk menumpas PRRI yaitu operasi tegas dipimpin oleh letkol kaharudin Nasution, operasi 17 Agustus dipimpin oleh kolonel Ahmad Yani dan lainnya.
Untuk menumpas permesta dilancarkan sebuah operasi dengan nama operasi merdeka yang dipimpin letnan kolonel rukminto hendraningrat contoh operasi yang akan dilakukan yaitu operasi Sapta marga 1 yang dipimpin letnan kolonel Sumarsono operasi mena 1 dipimpin letnan kolonel Pieter.
operasi penumpasan pemberontakan permesta sangat berat karena mencintai persenjataan yang modern juga mendapat bantuan dari pihak asing dan pada tanggal 18 Mei 1958 pesawatnya ditembak di atas kota Ambon.
8. Persoalan negara federal dan BFO
setelah kemerdekaan konsep negara federal dan persekutuan negara bagian atau bijeenkomst federal overleg mau tidak mau menimbulkan potensi perpecahan di bangsa Indonesia sendiri. persaingan yang timbul adalah antara golongan federalis dan golongan unitaris. konferensi Malino pada 24 Juli di Sulawesi Selatan pertemuan tersebut membicarakan tatanan federal yang dilakukan oleh wakil dari berbagai daerah non RI,
sejak pembentukannya di Bandung pada bulan Juli 1948 BFO telah terpecah kedalam dua kubu kubu pertama menolak kerjasama dengan Belanda, kedua dipimpin oleh Sultan Hamid agar garis kebijakan bekerjasama dengan Belanda tetap dipertahankan BFO.
pada waktu Belanda melancarkan agresi militer II pertentangan antara dua kubu semakin sengit dalam sidang BPU sering terjadi konfrontasi antara anak agung dan Sultan Hamid II. setelah KMB persaingan antara golongan federalis dan golongan unitaris semakin mengarah pada konflik terbuka di bidang militer salah satu KMB menyebutkan bahwa inti anggota apris diambil dari TNI sedangkan lainnya diambil personil mantan anggota knil. TNI sebagai inti apris berkeberatan bekerja sama dengan bekas musuhnya begitu juga sebaliknya agar mereka ditetapkan sebagai aparat negara mereka menentang masuknya anggota TNI ke negara bagian kasus APRA Westerling merupakan cermin pertentangan.
Selain pergolakan yang mengarah pada perpecahan, pergolakan bernuansa positif juga terjadi. Hal terlihat dari waktu negara bagian yang keberadaannya ingin dipertahankan setelah KMB,harus berhadapan dengan tuntutan rakyat yang ingin agar negara-negara bagian bergabung ke republik Indonesia.
"Jangan sekali kali meninggalkan sejarah" (Ir. Soekarno)
"Jika sejarah menjadi guru kebijaksanaan,tokoh sejarah lah yang mengkongkritkan keteladanan". (Najwa Shihab)
Terima kasih sudah berkunjung di blog saya.
Wassalamu'alaikum wr wb.